RADIONYA ANAK UNJ

Keep Inspiring, Kee Struggling, And Keep Being Low Profile.

Listening ERA FM UNJ Chat With DJ

ON AIR!

Morning Soul

Senin- Jumat. Jam 08.00 - 10.00 wib.

Read More

Kampus Kita

Senin- Jumat. Jam 10.00 - 12.00 wib.

Read More

Lunch Break

Senin- Jumat. Jam 12.00 - 14.30 wib.

Read More

Era Explore

Senin- Jumat. Jam 14.30 - 17.00 wib.

Read More

Request Kamu

Senin- Jumat. Jam 17.00 - 19.00 wib.

Read More

Chart

Latest Update Chart

Read More

Update

Jumat, 18 Mei 2018

UNJ FASHION EVENT

UNJ FASHION EVENT



Senin, 14 Mei 2018 telah diadakan sebuah acara yang bertajuk UNJ Fashion Event. Acara ini  merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Mahasiswa S1 tingkat akhir  Tata Busana Universitas Negeri Jakarta. Event ini biasa diadakan di Mall-mall besar di daerah Jakarta setiap tahunnya. Namun, pada tahun ini UNJ Fashion Event untuk pertama kalinya diadakan di Universitas Negeri Jakarta tepatnya di Gedung Pasca Sarjana, Aula Bung Hatta (lantai dua).

Acara ini dibuka oleh sambutan dari Dekan Fakultas Teknik, kemudian sambutan-sambutan dari dosen-dosen lainnya, acara dilanjutkan oleh beberapa hiburan seperti band dan tari-tarian daerah. UNJ Fashion Event kali ini mengangkat tema X-OTICS of Indonesia menggambarkan Animal Endemic of Indonesia yaitu hewan-hewan yang sudah mulai punah di Indonesia diangkat lagi dari kelima pulau, mulai dari Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi dan Papua. Hewan-hewan yang hampir punah tersebut dijadikan sumber inspirasi dan inspirasi tesrsebut dijadikan sebuah karya dalam membuat desain untuk pagelaran Fashion Event kali ini.
Adapun tujuan dari UNJ Fashion Event ini yaitu, untuk memperkenalkan Jurusan Tata Busana di Universitas Negeri Jakarta, bahwa tata busana disini tidak hanya dalam hal menjahit baju maupun menggambar desain saja melainkan dapat merepresentasikan karya-karya mahasiswa tata busana yang dipelajari mulai dari semester satu hingga semester delapan. Acara ini mulai dipersiapakan dari lima bulan yang lalu. Selain itu, sasaran dalam kegiatan ini adalah untuk mahasiswa-mahasiswa tata busana dan pencinta fashion. So, buat Edufriend pecinta fashion tunggu yaa UNJ Fashion Event tahun-tahun berikutnya.
Ratna Sari

E-BULETIN ERAFM-UNJ MEI 2018

E-BULETIN ERAFM-UNJ MEI 2018












Kamis, 17 Mei 2018

Pelatihan Announcer Pengurus BPRS ERAFM-UNJ 2018-2019

Pelatihan Announcer Pengurus BPRS ERAFM-UNJ 2018-2019



Hallo edufriend! Gedung Dewi Sartika, lantai 7, Universitas Negeri Jakarta.  Sabtu, 11 mei 2018 lalu, pengurus BPRS ERAFM-UNJ periode 2018-2019 mengadakan pelatihan announcer yang dimana pembicaranya adalah Diaz Danar (Penyiar Semangat Pagi Pol 98,7 GENFM).  Acara pelatihan ini diselenggarakan pada pukul 10.15 - 16.00. Terdapat 2 sesi pada pelatihan tesebut, untuk sesi pertama membahas mengenai dasar-dasar dunia radio juga announcer lalu pada sesi kedua terdapat pelatihan untuk skill yang sudah diajarkan melalui pelatihan dasar. Pelatihan ini memiliki tujuan yaitu untuk meng-upgrade pengetahuan pengurus BPRS ERAFM-UNJ dan memperdalam ilmu mengenai dunia radio terutama sebagai announcer.

Sebagai seorang announcer kita harus berusaha menjadi seseorang yang pintar, antusias, mudah berkomunikasi, responsif dan memiliki performa diri yang baik. Menurut Diaz Danar hal yang paling penting dan harus dimiliki oleh penyiar yaitu 90% attitude dan 10% skill, hal itu karena pribadi seseorang menentukan apakah dirinya dapat bertahan didalam industri radio dan dapat mempertahankan eksistensi dirinya dengan lebih dekat dengan orang lain karena memiliki attitude yang baik. Akan lebih baik untuk penyiar apabila membaca script terlebih dahulu sebelum siaran, hal tersebut dapat membantu penyiar untuk lebih siap dalam mengolah kata yang akan disampaikan untuk pendengar.

Yang utama ketika menjadi seorang announcer adalah "memiliki karakter" yang kepada pendengar supaya mudah dikenali dan menjadi suatu ciri khas yang ada pada diri kita. Setelah itu saat siaran berlangsung, penyiar harus ingat bahwa pendengar adalah teman maka posisikan diri sedang berbicara dengan orang yang berada dihadapan kita sehingga akan lebih menyenangkan apabila penyiar dapat bersikap apaadanya walaupun berada dibelakang layar akan tetapi pendengar akan tahu apakah penyiar berbicara dengan tersenyum atau tidak,sedang merasa baik-baik saja atau sebaliknya.
Yang terakhir menurut Diaz Danar, semua berawal dari mimpi maka tulislah mimpi mu untuk mencapai satu persatu sebagai target kedepannya. Anggap diri kita sebagai barang dagangan, beritahukan kepada orang diluar sana bahwa kamu memiliki bakat untuk menjadi penyiar atau mimpi lainnya. Untuk mencapai hal tersebut tinggalah kebiasaan buruk dan lakukan hal-hal yang baik, akan lebih baik apabila meningkatkan kelebihan karena semakin lama diasah dan dipertajam maka kemampuan seseorang akan semakin baik dan yakinlah akan kemampuan diri sendiri.

  
Aziizah Mu'minah

Seminar Refleksi Merah Putih

Seminar Refleksi Merah Putih



Telah berlangsung acara seminar Refleksi Merah Putih yang dilaksanakan terkait program dari WR 3 yang berkaitan dengan bela negara. Acara ini bertemakan Memperkokoh Persatuan untuk Berkontribusi Bagi Indonesia.

Dilaksanakan pada tanggal 27 April 2018 lalu di Aula Latief, Gedung Dewi Sartika, Kampus A, Universitas Negeri Jakarta ini dimulai pukul 14.00-20.00 WIB. Acara ini mengadakan tiga sesi pembahasan. Pembahasan pertama dibuka oleh Dr. Imam B. Prasodjo yang merupakan Sosiolog Universitas Indonesia pada pukul 14.00-15.30 WIB. Sesi pertama ini membahas tentang “Mengokohkan Rasa Nasionalisme NKRI”. Peserta seminar diajak bagaimana dapat mengokohkan rasa nasionalisme dengan menghargai perbedaan, mengulas tahapan perkembangan nasionalisme,dan lain-lain. Pembahasan kedua dilanjutkan oleh AKBP Imam Subandi, SS, SH, MH yang merupakan Densus 88 AT POLRI pada pukul 16.00-17.45 WIB. Sesi kedua ini membahas tentang “Pemuda Pelopor Anti Radikalisme dalam Perspektif Kehidupan Kontemporer”. Peserta seminar pada sesi ini diajak untuk mengerti pembahasan tersebut menurut ontologi, epistomologi dan aksiologi. Sedangkan sesi ketiga pada pukul 18.30-20.00 WIB membahas tentang “I Love To Contribute: Conecting Agent of Change” oleh Mohammad Kamiludin, S.T. M.Sc. yang merupakan Ketua PPMI Riyadh Arab Saudi 2010.

Acara seminar ini mengundang OPMAWA dan ORMAWA yang ada di UNJ dan diikuti oleh sekitar 130 peserta dengan harapan supaya sesudah mengikuti acara ini, mereka dapat memperkokoh kesatuan NKRI.

“Jadilah Pemuda/di sebagai pelurus bangsa, bukan penerus bangsa.” Itulah salah satu kutipan yang dapat diambil dari acara ini. Kita harus meluruskan bangsa ini, membawa perubahan yang baik, bukan meneruskan apa yang sudah terjadi yang tidak membawa perubahan apapun.


Dewi Fatimah Hardiyanti

Senin, 14 Mei 2018

Memaknai Hari Kebangkitan Nasional

Memaknai Hari Kebangkitan Nasional



20 Mei 1908 merupakan hari berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Namun tanggal tersebut baru ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1948. Berdirinya organisasi Boedi Oetomo dianggap sebagai awal mula bersatunya pemuda Indonesia dalam semangat memerdekakan Indonesia.

Jika dilihat dari sejarah, pemuda Indonesia di era sebelum kemerdekaan Indonesia memiliki semangat juang yang sangat tinggi. Mari kita bercermin pada pemuda di era tersebut, apakah saat ini kita memiliki semangat juang yang tinggi? Saya pribadi merasa belum memiliki semangat setinggi itu.

Boleh kah saya memberi makna lain di Hari Kebangkitan Nasional?

Bangkit menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti bangun dari duduk/tidur, lalu berdiri. Mengapa hari berdirinya organisasi Boedi Oetomo ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional? Menurut saya, ketika itu pemuda Indonesia sadar bahwa bangsa Indonesia sudah terlalu lama dijajah oleh bangsa lain. Mereka berani mengambil segala risiko demi memerdekakan Indonesia. Mereka semangat untuk mengambil bagian dari perjuangan.

Sudah kah pemuda masa kini sadar dan bangkit dari keterpurukannya?

Mari kita ambil contoh sederhana. Seringkali rasa malas menghantui diri kita. Malas akan menggerogoti diri kita jika ia terus dibiarkan. Malas akan membawa kita pada kebodohan. Saya memang tidak memiliki data statistik mengenai rasa malas pada pemuda masa kini. Namun, saya mengamati bahwa kini tidak sedikit pemuda yang mengikuti rasa malasnya. Malas kuliah, malas mengerjakan tugas, malas berinovasi, dan lainnya. Padahal apa yang mereka lakukan adalah untuk dirinya sendiri, bukan orang lain. Benar atau salah? Sadar atau tidak? Sila dijawab masing-masing.

Untuk itu, saya berharap sekali pemuda di era kini mampu bangkit dari rasa malas yang ada pada setiap diri. Bagaimana mau membangkitkan negara ini dari keterpurukan bila diri ini masih belum mau membangkitkan dirinya sendiri?


Danies Almas Thifal

Semangatku dan Bangkitku Untukmu Indonesiaku

Semangatku dan Bangkitku Untukmu Indonesiaku



Tahukah Edufriend salah satu hari paling penting di negara kita Indonesia ? Kenangannya pun ada  museumnya di Jakarta,  dimana hari paling penting ini mengenang saat – saat rasa bangkit dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan Indonesia. Itulah dia hari Kebangkitan Nasional yang sering kita sebut Harkitnas dan jatuh pada tanggal 20 Mei.  

Kebangkitan nasional dimulai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dimana ditandai dengan bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme, serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang tidak pernah muncul selama penjajahan berkuasa dan bumi pertiwi ini dikuasai oleh Belanda dan Jepang. Organisasi Boedi Oetomo didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen), yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji, serta digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Hari Kebangkitan Nasional tersebut selalu kita peringati untuk mengenang perjuangan bangsa kita dahulu menuju bangsa yang merdeka, pertumpahan darah kerap terjadi, banyak nyawa berguguran untuk mengibarkan sang Merah Putih. Untuk itu, sebagai pemuda dan pemudi bangsa Indonesia kita harus bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan kita yang telah gugur melanjutkan hidup dengan penuh semangat dan rasa nasionalisme tinggi terhadap bangsa Indonesia. Kita harus bangkit dari tidur kita, bangkit dari rasa ketidakadilan, bangkit dari kemiskinan, bangkit dari keterpurukan, bangkit dari kebodohan, dan menjunjung tinggi rasa persatuan, kesatuan, dan nasionalisme untuk terus mengibarkan sang Merah Putih juga mengharumkan nama bangsa besar kita INDONESIA.

Anugerah Dwi Fitriani



UI Fashion Week 2018: Beyond Stereotypes

UI Fashion Week 2018: Beyond Stereotypes



Jakarta, 10-13 Mei 2018, telah di gelar sebuah acara  fashion show dan talkshow  yang bertajuk UI Fashion Week 2018. UIFW tahun ini mengangkat tema “beyond stereotypes”  ­­- “yang diangkat dari keseharian seperti yang kita rasakan, banyak banget dari kalangan muda-mudi  yang merasa terbatasi ketika memakai baju, contohnya ketika kita memakai baju batik sering merasa terlalu formal, merasa cocoknya untuk pergi ke acara-acara formal  saja, padahal kan tidak juga, dan juga banyak  stereotypes dunia fashion dalam segi berpakaian dan beauty standard  yang sebenernya tidak benar, seperti cantik harus putih, tinggi, rambut lurus padahal kan tidak, maka dari itu kita mengangkat  tema “beyond stereotypes” untuk menyadarkan bahwa fashion is worth exlploring and  fashion is wide yang mana dari situ kita bisa berekspresi seperti apapun melalui fashion.” Ungkap Nidyanthy Adillia selaku project officer.

UI Fashion Week tahun ini merupakan acara yang ke-5. Edufriend penasara ngga sih kenapa UI bisa mengadakan acara fashion week padahal tidak ada jurusan fashion design di UI??? Begini sejarah singkatnya.  Klub Mode UI adalah sebuah organisasi yang  dibentuk karena melihat banyaknya mahasiswa  UI yang memiliki minat di bidang fashion tetapi tidak ada wadahnya, banyak organisasi yang  ada di UI kecuali fashion, dan Klub Mode UI ini memiliki proker yaitu UI Fashion Week. Walaupun di UI tidak ada jurusan fashion design, Klub Mode UI ingin memiliki acara yang tetap terjaga mutunya meskipun mereka tidak mempelajari fashion secara dalam maka dari itu mereka mencari partner yang memang bergerak di bidang fashion, seperti ESMOD, agensi model, dan perancang busana dari luar. Model-model, perancang busana, serta tenant-tenant  yang ikut berpartisipasi di UIFW ini 90% dari eksternal, karena walaupun ini acara UI tapi panitia selalu terbuka buat siapapun untuk berpartisipasi.

Nidy mengungkapkan bahwa targetnya selaku PO adalah memperbesar publikasi, bukan publikasi acaranya tapi publikasi seluruh model dan perancang busanany. Mengapa demikian?  Karena menururtnya  tujuann diadakannya fashion show adalah agar para perancang busana pendatang baru memiliki exposure, karena para perancang busan ini memiliki potensi  yang layak di expose oleh media agar target market mereka itu tercapai dari yang tidak tahu menjadi  tau karya-karya mereka.

Acara UIFW ini selain ajang sebagai ajang pagelaran busana juga sebagai ajang pencarian bakat-bakat muda yang memiliki minat dibidang fashion karena UIFW ini juga memiliki rangkaian seperti design competition dan perekrutan para model untuk tampil di acara UIFW ini, so buat Edufriend yang tertarik di bidang fashion tahun depan bisa banget buat ikutan UIFW.


Enggal Fauzia Listiara Sani

Minggu, 13 Mei 2018

Prodi Pendidikan Bisnis

Prodi Pendidikan Bisnis



Pendidikan Bisnis adalah prodi (program studi) yang sudah di upgrade dari Pendidikan Tata Niaga. Membahas tentang prodi yang satu ini, banyak plus  dan  minus nya yang tersurat maupun tersirat dari berbagai perspektif orang.

Dimulai dari poin plus nya prodi ini adalah prodi pemasaran/wirausaha yang cocok bagi kalian yang memiliki cita-cita menjadi wirausaha atau guru pemasaran. Mata kuliah yang akan kalian dapat dari prodi ini diantaranya seperti manajemen bisnis, landasan pendidikan, akuntansi, bank syariah, hukum perdata dagang dan sebagainya. Di prodi ini kalian juga tidak perlu takut dengan dosen-dosen killer yang menyusahkan kalian atau membuat kalian takut akan sistem penilaiannya, karena dosen-dosen Pendidikan Bisnis sangat welcome dan tidak pelit untuk memberi kalian nilai, kecuali dosen MKU (Mata Kuliah Umum) nih Edufriend. Perihal ditanya mengenai mahasiswanya, mahasiswa Pendidikan Bisnis sangat kompak dan mendukung satu sama lain, baik kaka tingkat maupun mahasiswa baru, jadi cocok banget bagi Edufrined yang memiliki jiwa solidaritas yang tinggi. Contohnya, setiap ada pertandingan yang membawa nama Pendidikan Bisnis, seluruh mahasiswa Pendidikan Bisnis, turut ikut serta, hadir dan mendukung perwakilan prodinya.

Sekarang kita membahas tentang poin minus dari prodi Pendidikan Bisnis. Banyak orang yang menganggap negatif prodi Pendidikan Bisnis karena mahasiswa yang laki-lakinya suka nongkrong(berkumpul di suatu tempat) seusai kelas untuk menbicarakan hal-hal yang tidak penting. Ada yang memiliki fikiran juga bahwa prodi ini adalah prodi yang gabut atau tidak memiliki tugas yang banyak sehingga kegiatan sehari-harinya akan disibukkan oleh tugas-tugas yang diberikan oleh dosen-dosen killer yang menakutkan. Banyak juga yang memiliki fikiran bahwa prodi Pendidikan Bisnis yang sebelumnya disebut Pendidikan Tata Niaga yang ketika sudah lulus kuliah ujung-ujungnya dagang saja, yang mempengaruhi fikiran calon mahasiswa baru sedikit peminat untuk prodi ini.

Ketika prodi ini sudah mengganti nama menjadi Prodi Pendidikan Bisnis ini merupakan angin segar, karena pembaharuan nama prodi membuat banyak calon mahasiswa baru memilih Prodi Pendidikan Bisnis. FYI (For Your Information) Prodi Pendidikan Bisnis tidak seperti fikiran negatif orang-orang kok Edufriend, Prodi Pendidikan Bisnis bukan prodi yang gabut dan juga tidak memiliki mahasiswa yang buruk melainkan mahasiswa yang unggul dan tinggi solidaritas.                                     
            
Zahra Verona Putri

UNJ Darurat Rektor

UNJ Darurat Rektor



Rabu, 9 Mei 2018, dilaksanakan Aksi Dalam Kampus yang ramai bertagar #UNJDaruratRektor. Aksi ini dilatarbelakangi atas ketidakadaannya rektor definitif Universitas Negeri Jakarta, padahal dalam sebuah Perguruan Tinggi Negeri sangat dibutuhkan rektor agar dapat mengambil keputusan dan mengambil kebijakan. Perlu diketahui bahwa pasca diberhentikannya Rektor Universitas Negeri Jakarta oleh Menristekdikti pada  2017 lalu, UNJ kini dipimpin oleh seorang Plt. Rektor. Maka terhitung sudah kurang lebih 7 bulan UNJ belum memiliki Rektor definitif.

Berikut adalah tuntutan dari Mahasiswa UNJ:
1. Menuntut adanya publikasi rancangan statuta UNJ kepada mahasiswa pada hari Rabu, 9 Mei 2018.
2. Mendesak pengesahan statuta dengan mempertimbangkan masukan mahasiswa selambat-lambatnya pekan ini.
3. Mendesak terbentuknya senat UNJ dan panitia pemilihan rektor UNJ pekan ini
4. Menuntut peran strategis mahasiswa dalam kepanitiaan pemilihan rektor UNJ demi terwujudnya pemilihan rektor UNJ yang bersih.
5. Menuntut terpilihnya Rektor Baru UNJ selambat-lambatnya 31 Mei 2018.
6. Menuntut pertanggungjawaban PLt rektor UNJ untuk:
a. Mencabut ijazah plagiator
b. Membatalkan kerjasama kredit pendidikan antara Bank BTN dan UNJ.

"Aksi itu, menurut saya, sebagai jati dirinya mahasiswa karena mahasiswa yang ikut beraksi tandanya hatinya bergerak untuk menyuarakan suara rakyat atau suara mahasiswa tersebut. Apalagi dalam rangka #UNJDaruratRektor, mahasiswa itu harus sadar bahwa sebuah kampus atau universitas membutuhkan seorang rektor yang dapat memimpin adanya perkuliahan. Maka dari itu kita harus menyuarakan suara kita di depan Gedung Rektorat," kata Hanan Amirah Alamudy, salah satu massa Aksi Dalam Kampus ini.
Aksi ini dimulai pada pukul 11.15 waktu setempat yang beberapa waktu sebelumnya telah dilakukan persiapan seperti Konsolidasi Akbar pada hari Senin di Tugu UNJ. Agitasi massa dari fakultas ke fakultas menandai dimulainya aksi ini
Aksi ini diwarnai oleh yel-yel buatan mahasiswa serta berbagai orasi yang berhubungan dengan tuntutan mahasiswa. Dilakukan juga gimmick yaitu aksi media dengan cara mem-posting aksi tersebut di media sosial Instagram dan WhatsApp setelah dibunyikannya sirine oleh Komandan Green Force 2018, Syahputra Pratama. Anas Abi Anzah selaku Komandan Red Soldier FIS UNJ 2018 juga turut serta memandu massa bersama Komandan GF 2018 nih Edufriend. Spanduk, poster dan selembaran juga dipajang di sekitaran lokasi aksi. Terdapat juga selembaran yang dibagikan kepada mahasiswa UNJ.
Walaupun matahari semakin terik namun tidak menyurutkan semangat mahasiswa yang ada. Semakin sore pun massa aksi semakin bertambah mengingat waktu perkuliahan sudah berakhir. Aksi kali ini belum menemui titik terang dikarenakan Plt. Rektor UNJ yang awalnya bisa ditemui oleh massa nyatanya mempunyai agenda lain di luar kampus yang mengakibatkan ia tidak dapat menemui massa. Massa pun mengirimkan pesan singkat kepada Prof. Intan Ahmad, Ph.D selaku Plt. Rektor UNJ secara serentak yang isinya menunggu itikad baik dari beliau. Akhirnya  pada pukul 18.00, aksi disudahi dikarenakan Plt. Rektor tak kunjung bertemu oleh massa dan juga beliau berjanji akan menemui massa pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2018. Aksi juga ditutup dengan penyegelan Gedung Rektorat sebagai bentuk keseriusan massa.
Widya Arumdwita

Rabu, 09 Mei 2018

Delightful Week in Tropical Summer 2018

Delightful Week in Tropical Summer 2018






Telah berlangsung dengan meriah acara SPORA(Sport and Art) pada 2-7 Mei 2018 yang bertempat di Gedung O dan Lapangan HI, Kampus A, Universitas Negeri Jakarta. Acara yang di gelar oleh BEMP Pendidikan Bahasa Inggris ini merupakan proker tahunan departemen Mikat(minat dan bakat) yang dulunya merupakan join commitee dengan Mikat BEMP Sastra Inggris.

Acara yang mengusung tema “Delightful Week in Tropical Summer” ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mewadahhi minat dan bakat mahasiswa-mahasiwi English Department. Seperti yang kita rasakan Jakarta bulan ini sedang panas-panas nya maka dari itu panitia mengambil tema tersebut dan memaknainya agar kita tetap semangat dan berbahagia serta tidak stress karena acara ini merupakan acara seru-seruan di tengah “summer”-nya Jakarta.


Lomba-lomba yang ditawarkan pun lebih variatif dari tahun sebelumnya yaitu futsal, galasin, estafet, lomba makan, tarik tambang, bakiak, dan PES, rangkaian perlombaan tersebut dilaksanakan dari tanggal 2-7 Mei 2018, dan ditutup pada pukul 17.00 dengan Art performance  dari mahasiswa/i English Department. Art performance-nya sendiri berupa menyanyi, pertunjukan teater sampai stand up comedy.” Spora-nya seru banget nga nyesel ikutan, walaupun gue ga menang yang penting gue somobong hehehe, pokoknya tahun depan gue mau ikut lagi sih” ungkap Dhea dari Pend. Bahasa Inggris 2016.

Enggal Fauzia L.S

Press Release The 8th Ramadhan Jazz Festival 2018 “Jakarta Is Us"

Press Release The 8th Ramadhan Jazz Festival 2018 “Jakarta Is Us"




Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bekerja sama dengan WartaJazz kembali menggelar kegiatan tahunan bernama “Ramadhan Jazz Festival 2018”. Acara bertajuk Jakarta Is Us dengan Tagline #LoveunitesAll ini kembali digelar untuk memeriahkan Bulan Ramadhan 1439 H dengan membawa pesan cinta dan harmoni kedamaian bagi seluruh warga Jakarta.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dakwah syiar masa kini sekaligus meningkatkan tali silaturahim dan menambah pengetahuan ke-Islam-an kita bersama. Islam juga mengajarkan hamba-Nya untuk saling mengingatkan, tolong menolong, serta saling berbuat baik yang dilandasi rasa cinta kasih.

Mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ibrahim ayat 04, yakni “Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia- lah Rabb Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”. Dengan bahasa yang baik serta dilandasi ketulusan cinta kepada Allah SWT dan sesama, maka diharapkan pesan damai dan harmoni Ramadhan Jazz Festival dapat diterima tidak hanya oleh warga Jakarta, namun seluruh elemen masyarakat Indonesia dan dunia.

Beberapa rangkaian kegiatan dari Ramadhan Jazz Festival 2018 yakni program Pre Event bertajuk ”Ramadhan Jazz Festival Goes To School” yang telah digelar pada 20 April 2018 di SMAN 3 Jakarta. Dalam Acara Pre Event RJF diselenggarakan audisi band dari grup-grup band SMA/sederajat. Pemenang dalam audisi band tersebut kemudian akan ditampilkan di acara Main Event Ramadhan Jazz Festival.

Selain itu terdapat Social Activity yang menjadi inti dari semua kegiatan Ramadhan Jazz Festival. Untuk diketahui, biaya masuk acara Ramadhan Jazz Festival akan dialokasikan sebagai donasi Social Activity. Insha Allah, kegiatan Social Activity kali ini akan fokus pada masalah kesehatan dengan membantu mengisi rumah singgah yayasan Cancer information and Support Center (CISC). Kami sebagai remaja masjid yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan, dan isu sosial lainnya merasa perlu menciptakan suatu wadah untuk membantu menunjang sarana dan prasarana demi terciptanya kehidupan yang baik. Oleh sebab itu, kami memanfaatkan momen Ramadhan ini sebagai bentuk upaya untuk mendapatkan pahala dan keberkahan sebanyak-banyaknya dengan cara mewujudkan kegiatan sosial ini. Dimana pada acara Ramadhan Jazz Festival ini, dana yang kami dapatkan dari para pengunjung akan didonasikan dalam bentuk paket donasi (sandang, pangan, dan alat- alat kesehatan).

So, buat Edufriend yang ingin seru-seruan sekaligus beramal di bulan suci randhan nanti bisa banget dateng ke Ramadhan Jazz Festival tanggal 25-26 Mei 2018 di Pelataran Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, dengan rangkaian acara dimulai sejak Ba’da Ashar. Tiket RJF 2018 adalah rezeki yang Edufriend sisihkan alias seikhlasnya karena itu adalah amal dari Edufriend.  See you on RJF 2018.


Untuk informasi lebih lanjut:
Instagram                           : @ramadhanjazz
Twitter                                : @ramadhanjazz
Ask.fm                                : @ramadhanjazz
Snapchat                             : @ramadhanjazz
Official Account LINE      : @ramadhanjazz
Web:                                   : www.ramadhanjazz.com
Youtube                              : Ramadhan Jazz Festival



Panitia RJF 2018 X Enggal Fauzia L.S.



Sabtu, 05 Mei 2018

Wajah Teknik Elektro UNJ

Wajah Teknik Elektro UNJ



Halooo Edufriend, kemarin kan udah beberapa prodi dan jurusan yang dibahas di tiap minggunya. Pada kesempatan kali ini DJ kece bakalan ngebahas salah satu jurusan yang ga kalah menarik dari yang sebelumnya, yaitu jurusan teknik elektro. Di jurusan ini terdapat 4 program studi diantaranya ada pendidikan vokasional teknik elektro, pendidikan teknik elektronika, pendidikan teknologi informasi dan komunikasi, serta ada D3 Teknik elektronika.
                Untuk perkuliahannya sendiri jurusan teknik elektro ini punya gedung khusus yang bernama gedung L1, dimana semua programstudi melaksanakan kegiatan belajar mengajar, mulai dari perkuliahan teori hingga praktek. Di dalam gedung L1 ini masing masing program studi memiliki lab sendiri, mulai dari lab praktek fisika dasar, lab gambar teknik, lab pengukuran listrik, sampai dengan lab instalasi listrik.
                Perkenalan jurusan dan prodi udah, pengenalan gedung perkuliahan dan seisinya juga udah, nah sekarang DJ kece bakalan bahas tentang mahasiswanya nih. Mahasiswa jurusan teknik elektro ini terbilan cukup kompak. Hampir setiap angkatan pasti punya tongkrongan sendiri dan komunitas yang dibentuk oleh tongkrongan tersebut. Dan yang pasti mereka tongkrongan yang kegiatannya positif. Salah satu mahasiswa teknik elektro yang DJ kece wawancarai adalah Abdillah Zul Karnain. Menurutnya, tongkrongan di elektro asik asik di tiap angkatannya, mereka saling bahu membahu, tolong menolong saat ada yang ngalamin kesulitan, baik di bidang akademik maupun non akademik, dan ga ada jarak yang misahin antara angkatan atas dan angkatan bawah, meskipun beda tongkrongan.
                Nah terkait tongkrongan, DJ kece bakalan kasih tau nih tempat nongkrong yang biasanya berisi mahasiswa teknik elektro. Yang pertama ada pendopo depan gedung elektro, yang kedua ada Flash Lounge UNJ, yang ke 3 ada warung nana. Nah masing masing tempat nongkrong itu di isi oleh beda beda angkatan, ya meskipun beda angkatan mereka tetep saling kenal dan saling tegur sapa kalau ketemu.
                Selain tongkrongan DJ kece juga bakal kasih tau ke edufriend tentang kegiatan yang dilakukan oleh himpunan mahasiswa teknik elektro ini yang sekarang bisa disebut BEMP atau Badan Executive Mahasiswa Prodi. Elektro Festival adalah salah satu kegiatan wajib yang setiap tahunnya diselenggarakan oleh aliansi BEM Prodi. Dari tahun ke tahun mereka menyelenggarakan kegiatan tersebut hanya saja nama kegiatannya yang berubah ubah. Pada tahun 2015 namanya HMJ cup, karena dulu jurusan teknik elektro masih di pegang oleh satu BEM, yaitu BEM jurusan. Pada kepengurusan BEM 2016, mereka di pecah jadi masing masing rumpun. Setiap rumpun memiliki satu BEM. Tapi untuk program kerjanya, mereka tetap melakukan kerja sama.
                Oh iya DJ juga mau ngingetin nih, hari kamis 3 mei 2018 sedang berlangsung Elektro Festival, tepatnya Pertandingan Mobile Legend nih. Buat para edufriend yang penasaran bagaimana keseruan elektro Festival ini, coba aja main main ke gedung jurusan teknik elektro, gedungnya sebelah Fakultas teknik ya. DJ tunggu kehadirannya disana.



Muhammad Eko Aji

Workshop Pembuatan CV dan Teknik Interview

Workshop Pembuatan CV dan Teknik Interview



Hallo Edufriend yang berjiwa muda!!! Pada tanggal 3 Mei 2018 lalu terdapat acara Workshop seru nih yaitu Pembuatan CV dan Teknik Interview yang diadakan oleh BEM Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Jakarta. Workshop yang bertempat di Gedung Ki Hajar Dewantara, lantai 9, Universitas Negeri Jakarta ini mengusung tema “Be Creative and Communicative, Get Your Scholarship” yang mempunyai makna agar lebih mengarahkan peserta workshop untuk menjadi kreatif dan komunikatif terutama kelak ketika menghadapi seleksi beasiswa. Dengan pengisi acara yang berpengalaman dibidangnya  workshop ini sangat bernmanfaat sekali bagi para undergraduate student alias kita-kita mahasiwa ini. Pembiacaranya sendiri yaitu; Asep Rudi Casmana, M.A sebagai salah satu penerima beasiswa LPDP dari The University of York, United Kingdom, Falma Kemalasari, S.Si, M.Sc selaku Liaison Officer Coordinator for Australia – Indonesia Center, dan yang terakhir ada Sidiq Munajat selaku CEO PT. Kusuma Abadi dan HRD Forum ISC.
Acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi para peserta khususnya mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam pembuatan CV dan Teknik Interview Beasiswa. Peserta Workshop ini bukan hanya dari mahasiswa Universitas Negeri Jakarta saja tetapi juga dari SMKN dan ada juga peserta umum. Acara yang dipersiapkan sejak bulan Maret 2018 ini memiliki kendala yang cukup banyak namun dapat teratasi dengan baik, kendala yang dihadapi seperti tempat dan media partner yang belum fix sampai H-1 acara.
Dengan Antusiasme dari peserta yang cukup baik serta panitia juga dapat bekerja sama dengan baik sehingga membuat acara ini menjadi cukup meriah. Serta dengan hasil atau target dari acara ini yaitu peserta mampu membuat CV dengan sekreatif dan semenarik mungkin, kemudian juga memudahkan peserta jika kelak melakukan interview untuk beasiswa.
Adapula informasi yang datang dari peserta yang datang ke acara ini yaitu ingin membuat CV yang kreatif serta unik dan mengetaui tips and trick menghadapi interview beasiswa maupun interview kerja. Menurut beberapa peserta acara ini menambah ilmu serta pengetahuan tentang membuat CV dan Interview.  

Faizul

Selasa, 01 Mei 2018

Sidu Goes To UNJ

Sidu Goes To UNJ



            Sidu yang memiliki kepanjangan Sinar Dunia, merupakan perusahaan yang memproduksi kertas yang juga menjadi anak dari perusahaan SinarMas. Pada kesempatan kali ini Sidu Hadir di UNJ guna memperomosikan diri dan menginformasikan bahwa SinarMas menjadi salah satu sponsor Asian games yang berlangsung pada Sabtu, 18 Agustus – Minggu, 2 September 2018. Sidu Goes To Campus hadir di UNJ sekama satu minggu, mulai dari tanggal 23 – 27 april 2018.
            Sesuai dengan judul Tulisan, Kegiatan Sidu ini Memiliki Tema “Sidu Goes To Campus”, Menurut Ardhi uta salah satu Team Sidu yang bertugas di Stand  Sidu di UNJ, Selain Menjadi ajang promosi Sidu, Kunjungan Sidu ke kampus kampus juga bertujuan untuk menginformasikan bahwa SinarMas menjadi salah satu sponsor resmi Asian Games 2018. Dan mengingatkan kepada civitas akademia UNJ untuk meramaikan atau menyambut datangnya Asian Games 2018.

            Kedatangan Sidu Ke UNJ mendapat Respon baik dari mahasiswanya, terbukti Tercapainya Target yang mengikuti Serangkaian Kegiatan yang di selenggarakan oleh Tim Sidu di UNJ, salah satu kegiatan yang Sidu selenggarakan di UNJ ialah mengadakan Games, Pembagian voucher foto copy, door prize yang bisa di dapat dari mengambil gambar di booth yang disediakan kemudian di upload ke akun instagram pribadi dengan disertai Hashtag #siduasiangames2018 dan #sidugoestocampus.
            Dibalik acara Sidu Goes to Campus ini orang orang yang terlibat adalah Jajaran dari perusahaan SinarMas, dan untuk dari pihak Sidu ini sendiri ada 5 orang crew yang bertugas di tiap tiap kampus yang mereka kunjungi, selain crew dari SinarMas dan Sidu kegiatan ini tak lepas dari Persetujuan Pihak Kampus.
            Terselenggaranya Acara Sidu Goes To Campus ini tak luput dari kendala. Namun kendala tersebut dapat segera teratasi, sedikit masukan buat UNJ agar lebih meningkatkan pengamanan untuk para penyelenggara di kampus, karena mereka menyelenggarakan kegiatan di UNJ tidak hanya untuk kepentingan mereka sendiri melainkan ada timbal balik yang dapat peroleh oleh civitas akademia UNJ.
            Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang cukup baik oleh mahasiswanya, meskipun diwarnai sedikit permasalahan yang dapat segera terselesaikan. Dan menurut (Syahru Ramadhan) “Acara yang diselenggarakan pihak sidu seru, karena banyak games yang ada salah satunya three point shoot, harapannya mahasiswa lebih banyak yang ikut kegiatan ini, karena kegiatan ini mengingatkan kita bahwa kita harus bangga dengan negara ini yang menjadi penyelenggara asian games 2018.


Muhammad Eko Aji

Senin, 30 April 2018

Jurusan Matematika

Jurusan Matematika


Image result

Hallo again Edufriend! Info kali ini bakal mengulik salah satu jurusan yang fakultasnya belum lama ini pindah ke Kampus A, nih. Ya, jadi yang dimaksud adalah Fakultas Matematika dan IPA alias FMIPA. Baru sekitar dua tahunan ini FMIPA UNJ ada di Kampus A, yang sebelumnya terletak di Kampus B alias pindahnya gak terlalu jauh sih cuma beda beberapa halte Transjakarta.

Okay next,  jadi yang bakal dibicarain kali ini adalah Jurusan Matematika. Jurusan ini biasa menggunakan Gedung Hasyim Ashari (GHA) atau Gedung Dewi Sartika (GDS) dalam kegiatan perkuliahannya. Ruangan perkuliahan anak Matematika comfy ngebuat bikin suka belajar. Pendingin ruangan juga masih berfungsi dengan baik, kursinya masih bagus, dan juga di GDS ada TV untuk menunjang kegiatan perkuliahan. Jurusan ini juga berfasilitaskan lab. komputer yang dapat dipakai oleh mahasiswa. Good news buat kamu yang suka jajan niiih, di lantai 5 Gedung Dewi Sartika ini terdapat kantin kejujuran sama kwh yang pastinya banyak banget jajanannya dan bikin perut kenyang. Ngomong-ngomong, kwh itu lab. kewirausahaan, bentuknya kayak kantin gitu dan ada mata kuliahnya nih Edufriend. Seru kan?

Anak jurusan ini tuh kocak, baper, bocah yaaa pokoknya baik baik lah kayak anak mama papa. Disini gak cuma belajar mengitung sama pemahaman doang tetapi cara berpikir juga. Prestasi yang didapetin juga gak nanggung-nanggung, baik dibidang akademis maupun non akademis. Walaupun serius anak-anaknya, tapi pada gak kaku kok tetep seru juga. Ada nih tradisi anak jurusan ini, yaitu jabat tangan kalo ketemu orang yang dikenal entah temen seangkatan, kating atau siapapun.

Ada empat program pendidikan di jurusan/rumpun Matematika, antara  lain Matematika (S.Si), Pendidikan Matematika (S.Pd), Statistika (S.Si) dan Ilmu Komputer (S.Kom). Buat lulusan Matematika UNJ, prospek kerjanya bisa akademisi, peneliti, konsultan (data analisis), ataupun praktisi (Industri, Jasa, Pemerintahan). Lalu, dari Pendidikan Matematika gak hanya jadi pendidik di bidang Matematika nih tapi bisa juga jadi peneliti maupun wirausahawan bidang matematika. Kemudian sarjana Statistika dapat menjadi akademisi, data analyst, konsultan, aktuaris dan masih banyak lagi. Yang terakhir lulusan dari Ilmu Komputer yang disingkat Ilkom dapat bekerja sesuai bidangnya seperti Web Developer, Software Engineer¸wirausahawan berbasis IT maupun peneliti.


Widya Arumdwita

Panjat Tebing Bersama KMPA Eka Citra

Panjat Tebing Bersama KMPA Eka Citra


Tanggal 25 sampai 27 April yang lalu, KMPA Eka Citra yang lahir pada tanggal 29 April 1981 merayakan Dies Natalis ke-37 dengan mengadakan Fun Climbing. Fun Climbing ini terbuka untuk umum, baik untuk civitas akademika maupun bukan. Dan tentu aja tanpa dipungut biaya apapun alias GRATIS, modal keberanian sama tenaga ya tapi. Pendaftarannya dibuka dari jam 16.00 sampai jam 18.00 tapi di hari terakhir dibuka sampai 19.00

Ini sekaligus bertujuan untuk menaikkan eksistensi KMPA Eka Citra ini sendiri, KMPA Eka Citra mau nunjukin apa sih Eka Citra ke khalayak umum dan sekaligus memperkenalkan salah satu divisinya yaitu Rock Wall Climbing alias Panjat Tebing. Media yang dipake panjat tebing tuh namanya papan panjat Edufriend, nah Eka Citra ini punya versi outdoornya yang deket Gedung G itu.
Dimulai dari tahun 2000, acara tahunan Fun Climbing ini udah dilakuin jadi udah masuk tahun ke-18 nih acara tahunannya. Pernah juga Eka Citra ngadain Panjat Tebing tingkat Nasional dan menjadi tuan rumah nih Edufriend.

Dari acara Fun Wall Climbing beberapa hari yang lalu, Eka Citra berhasil mendapatkan sekitar 20 hingga 30 orang peserta. Atau kalau ditotal selama 3 hari diadain tuh kurang lebihnya 100 peserta. Seru loh ikutan Fun Climbing, so ditunggu ya acara Eka Citra berikutnya!


Widya Arumdwita

Minggu, 29 April 2018

Civil Cup Copy 2018

Civil Cup Copy 2018



 Himpunan Mahasiswa Rumpun Teknik Sipil UNJ menyelenggarakan kegiatan kompetisi di bidang olahraga dan seni. Kegaiatan ini diberi nama Civil Cup dan merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan selama dua minggu berturut-turut sejak 23 April 2018 sampai dengan 5 Mei 2018 mendatang.
Tema kegiatan tahun ini adalah “Competition and Happiness in Solidarity”. Menurut M. Ali Syafi’i sebagai ketua pelaksana, tema ini diangakat dengan tujuan mempererat tali silaturrahim antar mahasiswa sipil dari tiap angkatan, menggali potensi yang ada pada tiap mahasiswa khususnya bidang olah raga dan seni, dan membuat mahasiswa yang biasanya pasif menjadi tertarik untuk ikut kegiata-kegiatan kampus.


Macam-macam lomba yang diselenggarakan yaitu, futsal, bulu tangkis, bola basket, bakiak, tarik tambang, AutoCad, Mobile Legend, dan desain poster. Futsal, bola basket, bakiak, dan Tarik tambang diadakan di Lapangan UPT, untuk bulu tangkis diadakan di Kampus B Hall A, AutoCad di Pendopo Teknik Sipil, Mobile Legend, tempatnya bebas sesuai keninginan peserta, namun saat final diadakan di depan Fakultas Teknik, dan yang terakhir desain poster peserta hanya mengirimkan ke panitia kemudian diseleksi secara tertutup oleh dewan juri. Peserta lomba yang diizinkan mengikuti adalah seluruh mahasiswa aktif rumpun teknik sipil, namun untuk bola basket dan bulu tangkis adalah mahasiswa aktif dari fakultas teknik.
Kendala yang dihadapi panitia selama ini adalah cuaca yang tidak menentu, karena beberapa lomba diadakan secara terbuka di lapangan sehingga saat hujan datang kegiatan harus diundur atau dihentikan. “Ya semoga saja dengan kendala yang ada rekan-rekan panitia masih tetap semangat.” Ujar Ali.
Spesial untuk tahun ini diadakan pentas seni di plaza UNJ sebagai penutup acara.
Respon salah satu peserta lomba mengenai acara ini (Kevan) “Acaranya seru, lombanya banyak. Semoga tahun depan bisa lebih bagus lagi dan yang ikutan bukan hanya sipil dan FT aja. Kalau bisa se-UNJ atau bahkan antar kampus.”

Rista Setiami

Media Visit to TRAX FM

Media Visit to TRAX FM



Haii Edufriend, Selasa, 24 April 2018 kemarin nih,  ERAFM-UNJ mengadakan Media Visit ke radio Trax FM, kantor radio ini letaknya di Gedung Sarinah Lt. 8. Media Visit merupakan salah satu program kerja dari departemen Public Relation ERAFM. Program ini ditargetkan untuk diikuti oleh pengurus ERAFM 2018/2019. Ada sekitar 20 pengurus yang mengikuti program tersebut. Media Visit ini berlangsung dari jam 16.00-18.00 WIB.


Di sana pengurus melakukan sesi sharing santai dan tanya jawab seputar keradioan dengan Broadcast Division Trax, seperti Kak Sawi (Program Director Trax FM Jakarta), Kak Tommy (Creative Assistant Morning Zone), dll. Dian Attilla sebagai Ketua Departemen Public Relation ERAFM 2018/2019, mengungkapkan tujuannya mengadakan program Media Visit. Dari kegiatan ini diharapkan pengurus mendapatkan pengetahuan baru tentang radio, dapat menerapkan pengetahuan dari TRAX ke ERAFM, serta bisa menjalin kerjasama yang baik dengan TRAX. Ia termotivasi untuk mengadakan program ini agar radio ERAFM dikenal baik dengan radio-radio komersil, mendapatkan ilmu maupun link, serta pengurus semakin termotivasi untuk bekerja di industri radio.


Yasmin Zahra Fatin

DISKUSI ISLAM (DIKSI) Mengenai Wacana Presiden Jokowi mengenai STUDENT LOAN

DISKUSI ISLAM (DIKSI) Mengenai Wacana Presiden Jokowi mengenai STUDENT LOAN




Diskusi Islam (DIKSI) adalah salah satu acara yang diselenggarakan oleh lembaga dakwah Islam dari Fakultas Ekonomi (FE) bertempat di Aula Daksinapati, Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ), membahas tentang wacana Presiden Jokowi yang ingin meberlakukan program Student Loan untuk jenjang pendidikan rakyat Indonesia. Acara menghadirkan pembicara yang keren, yaitu Bapak Bazari Azhor Azizi, S.E.I, M.Sc. selaku Sharia Executif ZICOiaw Indonesia yang paham mengenai sistem perekonomian. Acara ini juga terbuka untuk umum, jadi bagi kalian Edufriend yang kepo sama rencana baru Presiden Jokowi mengenai Student Loan bisa banget untuk hadir ke seminar DIKSI ini.
DIKSI ini bertujuan agar setiap mahasiswa, khususnya Mahasiswa FE aware dan paham akan rencana jenjang pendidikan yang akan diberlakukan oleh Presiden Jokowi. Banyak ilmu yang diberikan dan materi yang diberikan di seminar DIKSI ini. DIKSI menyuguhkan keterkaitan sistem perekonomian dunia dengan adanya Program Student Loan yang akan diberlakukan di suatu negara, khususnya Negara Indonesia. DIKSI juga menjelaskan keterkaitan antara beberapa negara luar negeri seperti Amerika Serikat yang terlebih dahulu sudah memberlakukan Program Student Loan, jadi Edufriend sudah tau kemungkinan apa saja yang akan terjadi bila Program Student Loan yang akan diberlakukan akan berdampak seperti apa kedepannya.


Acara ini berlangsung dengan baik, dan banyak mahasiswa yang mengikuti seminar berpartisipasi dari awal sampai akhir. “Harapan dari acara ini, setiap warga Indonseia khusunya mahasiswa dapat lebih aware dan paham akan setiap rencana yang akan diberlakukan oleh presiden di Indonesia salah satunya Student Loan, dan sudah paham apa saja kemungkinan yang akan terjadi apabila sistem Student Loan diberlakukan di Indonesia, khususnya dari sudut pandang Islam, kerena mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam”, ujar Muflih Hanif, ketua pelaksana ketika diwawancarai.  (Rabu, 25 April 2018)

Zahra Verona Putri


Our Blog

Our Team

HRD
DEPARTMENT
BROADCAST
DEPARTMENT
PUBLIC RELATIONS
DEPARTMENT
LOGITECH
DEPARTMENT

Contact

Talk to us

Badan Penyelenggara Radio Siaran Educational Radio

Address:

Universitas Negeri JakartaGedung G Lantai 1 Ruang 1

Work Time:

Monday - Friday from 10am to 5pm

Phone:

0896-1006-1078